Sunday, June 13, 2010

Ya Allah..

Ya Allah, ampunkan dosa-dosa kami..
Jadikan kami anak-anak yang soleh dan solehah
jadikan kami insan yang bertanggungjawab terhadap keluarga kami
titipkan kpd kami keluarga dan keturunan yang lebih baik dari kami
kurniakan kami keluarga sakinah, keluarga yang mencintaiMu, keluarga yang dicintaiMu dilindungi dan diselamatkan olehMu
Ya Allah bahagiakan dan muliakan org2 yang berbuat kebaikan kepada kami...
Bahagiakan orang-orang yang telah membantu kami ke jalanMu...
bukakan pintu hati kami agar sisa usia ini benar2 lurus kepadaMu...
Jangan ya Allah, jangan Kau biarkan dunia ini menyilaukan dan menghalang-halangi kami dekat denganMu
Titipkan kepada kami dunia yang membuatkan kami akrab denganMu...
Tutup setiap jalan ya Allah selain jalanMu ya Allah...
Halangi kami dari pintu mana pun selain pintuMu....
Lepaskan hati kami dari menggantungkan diri terhadap siapa pun selain hanya kepadaMu..
Cabut rasa takut dari hati ini ya Allah selain dari takut kepadaMu
Selimuti hati ini dengan cintaMu dan getarkan hati kami ya Allah, rindu saat berjumpa denganMu.........

Tuesday, June 1, 2010

LL4G- satu muhasabah



bismillah...
Dengan Nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.....

Tak tahu bagaimana memulakan entry ini, tapi melihat kepada konvoi keamanan ke Gaza memberi satu tamparan yangg cukup besar..bukan hanya buat saya, malah saya yakin semuanya...dengan posisi dan peranan masing2

Setelah kapal Mavi Marmara dirampas dan diserang oleh zionis laknatullah, demonstrasi banyak dilakukan, mengutuk kekejaman yang berlaku...

Semua sedia maklum dan berita serta video banyak tersebar di dalam internet, panjatkan doa kita, supaya Allah terus menguatkan langkah kaki mereka...

Saya tersentuh dengan janji yang dibuat oleh aktivis2 sukarelawan yang berada di atas kapal tersebut...

tetap teguh meneruskan misi bantuan walaupun diancam oleh zionis Israel yang sedia maklum akan kekejamannya...

Mereka yang di atas kapal, bukan semuanya muslim! tetapi atas rasa sensitiviti sebagai manusia, mereka rela mempertaruhkan harta dan jiwa untuk menyampaikan bantuan...

Hanya berpegang kepada satu misi kemanusiaan sanggup mempertaruhkan nyawa...

Subhanallah...kekuatan dan keberanian yang diturunkan oleh Allah...moga Allah mengurniakan hidayah kepada mereka

Justeru, di mana saya?? seorang muslim yang sekian maklum akan janji2 Allah, saban waktu diingatkan akan janji Allah terhadap jihad di jalanNya...

Dimana sumbangan saya pada Islam.......

Entah bagaimana keadaan mereka ketika ini, zionis laknatullah berusaha memutuskan hubungan kapal tersebut dengan dunia luar...

Terang2 terangan zionis melanggar undang2 antarabangsa namun tiada apa yang mampu dilakukan..tiada tindakan yang diambil...semuanya mendiamkan diri....

Ya Allah, bangkitkan kembali semangat umat ini ya Allah..kami lemah tanpaMu..rapatkan barisan kami ya Rabb
(3:169) Dan janganlah sekali-kali kamu mengira bahawa orang2 yang gugur di jalan Allah itu mati, sebenarnya mereka itu hidup,di sisi Tuhannya mendapat rezeki

Tuesday, May 18, 2010

must be strong

bismillah....

solehah, solehah kena kuat
kena yakin

kena optimis

dan kena terus berusaha....

MUJAHADAH

kena mujahadah dengan sebenar2 mujahadah, kuat sikit...kuatla sikit solehah
Allah tahu apa yang terbaik untuk hambaNya

bukankah Allah yang menjadikan kita?

" Maka nikmat tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan??" (Ar-Rahman:13)

solehah will be stronger

perjuangan ini memerlukan keazaman yg tidak sedikit...biar bagaimana pun peribadimu biar bagaimana pun latar belakangmu, berusahalah! syurga menanti......



“Wahai anakku, dirikanlah Solat. Dan perintahkanlah yang maaruf serta cegahlah kemunkaran. Juga hendaklah kamu bersabar atas apa yang pasti menimpa kamu. Sesungguhnya urusan itu memerlukan kepada seteguh-teguh keazaman” [Luqman 31: 17]

chaiyoke2!!!!!!

hurm.......................................

^_^

positive.....

optimis........

lapang dada........
jgn dilayan sangat bisikan2 syaitan yang berusaha menjatuhkan kita

jaga iman...

jaga ibadah...

sepenuh pergantungan pada Allah

jangan mengharap manusia...

all the best! chaiyoke2!!!!


Wednesday, May 12, 2010

saya tidak tahu kenapa

bismillah...

Akhir2 ini, satu kegelisahan muncul...setiap kali sakit, saya tidak seoptimis dulu....

Tidak sabar..tidak lagi tersenyum..malah menangis...

Setiap hari saya bangun pada keesokan harinya, saya terus berfikir..kenapa saya menangis??

Saya tidak redha?? entah..saya tidak tahu...




Saat ini, saya diuji dengan apa yang saya ungkapkan...saya diuji dengan apa yang saya tuliskan..mencari kekuatan disebalik percaturan ini..saya tertanya2..di manakah saya??

Teori2 bermain di minda saya..saya tahu, di saat ini, apa yang terbit dari perbuatan saya melihatkan kepada saya, apa sebenarnya dalam hati saya...

Saya tidak mampu menipu pada diri saya sendiri, namun saya masih mencari jalan..mencari kekuatan, saya tidak mahu hidup saya diakhiri dengan tindakan sebegini terhadap ujian Allah..saya menempuhi satu pengalaman baru dengan ujian yang sama..

Allah sedang berbicara dengan saya erti sabar dan ikhlas...namun saya tidak tahu bagaimana merasakannya.......



Saya juga sudah tidak mampu berterus terang...saat ini, saya sudah tidak lagi mampu untuk meluahkan pada sesiapa..tidak seperti dulu..saya juga tidak tahu mengapa...mulut seakan terkunci..asalnya saya bukan manusia yang suka menyimpan apa yang saya rasakan..saya suka berterus terang dan bercerita...perubahan ini berlaku tanpa dipinta......

Namun, saya juga tidak tahu mengapa perubahan seperti ini terjadi...buntu...


Hakikatnya..semakin saya simpan, saya semakin sakit..namun saya berharap pada Allah Yang Maha Mendengar dan Allah Maha Tahu apa yang berada jauh dari sudut hati saya....

Setiap tindakan saya..jumlah ubat yang saya makan untuk saya kuatkan langkah kaki saya melangkah..........

Saya takut kesan sampingannya, jujur..saya takut, namun saat ini saya seakan tidak mampu...saya tidak tahu kenapa saya selemah ini.....

Saya tidak suka menulis ini, saya tidak mahu melayan perasaan sebegini, tapi dah hampir seminggu saya berada di fasa ini, menangis di saat diuji dengan nikmat kesihatan..saya ambil ubat tanpa menjarakkannya untuk melaksanakan tugas harian saya..

Saya tahu saat ini, badan saya bekerja keras, namun saya tidak mampu untuk tahan sakit seperti dulu..saya tidak mampu optimis seperti dulu...saya lebih senang makan ubat dari tahan sakit walau saya tahu akibatnya...

Dada saya sempit dan sesak...sungguh..sangat sempit dan sesak...

Sakit....sangat sakit...........

Ya Allah, jangan biarkan pengakhiran hidup saya begini, jangan hukum aku andai aku terlupa atau tersalah ya Allah....aku hambaMu ya Allah, aku tidak mampu berbuat apa2 melainkan dengan izinMu ya Allah..sepenuh kekuatan dariMu ya Allah..

Ya Rabbi...tunjukkan aku jalannya dengan cara paling baik ya Allah..aku tidak minta dibuang ujian ini, namun aku pinta kedekatanMu ya Rabbi...

ampuni aku atas kelalaianku..ampuni aku atas kelemahanku ya Allah...ampuni aku ya Allah...ampuni aku ya Allah.....sesungguhnya cintaMu ya ku dambakan.........

.

Tuesday, May 11, 2010

perjalanan ini tidak semudah kata2

bismillah..
Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang...

lama dah tak update blog, satu sebab exam..
5 paper dalam masa 5 hari, bermula dengan PPK311..BSt203..PPk335..BBT213..BST304

stress ke? erm, stress yang menenangkan ^_^, TERIMA KASIH ALLAH !

hari2 study, terasa macam satu nikmat yang luar biasa, ya saya suka belajar! sem ni, walaupun banyak tinggal kelas, sangat banyak..sebab jadual yang pack pada certain2 hari memaksa untuk memilih kelas yang nak datang, jadi memang banyak tertinggal kelas...dengan assigment, test, kuiz etc..huhu

tapi, sangat puas belajar, sangat seronok belajar, belajar tentang sesuatu yang baru, dapat banyak input2 baru, terasa mahu digali lagi ilmu2 Allah, tapi masih belum diizinkan, mungkin ada hikmah yang lebih besar..

menempuh satu alam baru, walaupun baru habis belajar, result pun tak keluar lagi, perjalanan dihadapan masih kabur2 ^_^, tapi cabarannya sudah mula menampakkan diri, mohon yang amat sangat moga langkah kaki ini diperkuatkan...

cuba bangun dan gagahkan juga diri..perjalanan ini perlu diteruskan walaupun langkahnya perlahan, ketika ini, diri diuji dengan setiap teori yang pernah diungkapkan..sungguh, perjalanan ini tidak semudah kata2..

ya Allah, kuatkan langkah kaki kami ya Allah, jangan Engkau hukum kami andai kami terlupa atau tersalah...

Friday, April 9, 2010

Sinar Iman di Sebalik Ujian

November 20th, 2007 by Abu Saif 2:21 pm

ijn.gif

“Di mana saya nak cari kekuatan, kecuali dari yang Maha Kuat. Ustaz nampak saya kuat, tapi yang kuat adalah Dia. Saya meminjam kekuatan dengan bergantung kepada-Nya”, kata ayah seorang pesakit kepada saya.

Saya mengangguk.

“Tak ada sesiapa di kalangan kita yang mampu mengimani-Nya. Kita yang lemah dan serba tiada ini, mahu mendakwa telah berpegang dengan kebesaran Dia? Mustahil…”, sambungnya lagi.

“Itulah sebabnya Allah memanggil di dalam al-Quran, wahai orang-orang yang beriman, berimanlah kamu kepada Allah (Al-Nisaa’ : 136)”, saya menambah.

“Ya… Allah suruh orang-orang yang rasa dirinya beriman untuk lihat balik, kamu beriman dengan apa… dengan siapa?”, sambung beliau.

Kami sama-sama terdiam. Allah jua yang tahu perasaan saya semasa merenung wajah anaknya yang sedang bertarung dengan ujian Allah itu. Terasa mengalir kuatnya yakin si ayah untuk mentafsirkan kesakitan anaknya sebagai suatu kebaikan.

“Apa guna kita esakan Dia? Kalau bukan untuk hancurkan kita. Hancurkan diri…”, beliau seperti bercakap dengan dirinya sendiri.

“Hancurkan ego, hancurkan rasa memiliki”, saya cuba mengemaskinikan ayatnya.

“Ya ustaz. Selagi ada dalam jiwa ini rasa memiliki, selagi itulah kita mengeluh dengan kehilangan dan kekurangan. Lupa pada apa yang diberikan-Nya. Walhal nanti kita ditempelak dengan nikmat yang diberi, bukan nikmat yang pergi. Fa bi ayyi aalaa’i rabbikuma tukadhdhibaan?“, katanya.

Air mata susah hendak ditahan. Terasa tepu dada saya menelan kata-kata yang datang dari keyakinan si bapa. Bukan ucapan pengetahuan, tetapi keyakinan. Pecah juga genang air di mata saya tetapi cuba saya sembunyikan dari pandangan si anak yang terlantar. Dia harus terus kuat untuk bertahan dan kami di sekelilingnya mesti menyokong dia agar terus kuat.

MENGUJI ILMU

Bertugas sebagai kaunselor pesakit di sebuah hospital seperti IJN, sepatutnya bukanlah sesuatu yang terlalu rumit.

Selain teknik mendekati pesakit, serba serbi pengetahuan yang telah diukur pada segulung ijazah, harus cukup untuk membolehkan saya bekerja. Bukannya pesakit meminta takhrij hadith, atau khilaf ulama’ dalam nasihat kita.

Tetapi saya sedar, semakin dalam saya tersedut masuk ke dunia pesakit dan ahli keluarganya, terasa kosong apa yang saya pelajari selama ini. Terasa bodoh dan dungu berdiri di depan pesakit dan keluarganya, biar pun mereka itu hanya buruh kasar, pemandu lori atau seorang yang tidak punya apa-apa status sosial.

Mengapa tidak?

Sesungguhnya pengalaman bersama pesakit, memahamkan saya bahawa kekuatan yang diperlukan untuk mendepani ujian, bukan datang dari himpunan pengetahuan dan fakta-fakta ilmiah. Semua itu tidak berharga jika ia tidak menyuluh jalan untuk seorang hamba yang sedang diuji, menyampaikan tangisannya kepada Dia.

“Tak salah ustaz. Saya tak marah isteri saya menangis. Tetapi pesan saya kepadanya supaya jangan hanya menangis. Menangislah sampai dapat meyakini Dia. Sebagaimana ketawa jangan sampaikan lupakan Dia. Jika dengan ujian seperti ini masih tidak mampu yakin pada-Nya, itulah yang patut ditangisi”, amat dalam kata-kata si ayah.

Saya seperti mahu tersepuk di tepi katil. Sayalah yang ‘bodoh’ dan jahil di hadapan situasi ini.Mengangguk lemah…

ijn2.gif

AGAMA DAN TUHAN

Kadang-kadang tanpa kita sedar, kita bermain-main dengan ilmu agama. Kita sibuk menelaah hukum. Kita terasa bijak dapat menyelesaikan khilaf ulama. Tetapi kita lupa, untuk apa semua itu? Untuk apa agama ini?

Ilmiah, ilmiah, nota kaki, nota kaki… ke mana semua lambakan itu dalam soal membina yakin kita? Keyakinan yang menjadi tali penghubung antara realiti sepahit ini dengan hakikat Dia yang Maha Tinggi?

Sesungguhnya saya merenung balik ke belakang. Melihat sejarah manusia, sejarah diri sendiri…

Kerana rosaknya agama Kristian, ramai orang Eropah yang berTuhan tanpa agama. Terus yakin pada Dia tetapi hilang arah kerana rosaknya agama untuk berhubung dengan-Nya.

Tetapi jauh di dalam masyarakat kita, agama Islam kita rosak, hingga ramai orang kita yang beragama tanpa Tuhan! Kerana terperangkap di dalam ritual dan proses agama, kita gagal sampai kepada-Nya.

Kita menyembah ‘agama’, bukan lagi Tuhan, bukannya Dia.

Kerana itu kita banyak berbalah, berkeluh kesah dan memberontak… kerana lupa kita hamba dan Dia segalanya. Kita kelihatannya seperti sangat beragama dek pengetahuan, tetapi apabila direnung pada kelakuan, keyakinan dan pegangan diri dalam kehidupan, kita seperti hidup tidak berTuhan.

Kita beragama, tetapi dalam beragamanya kita itu, kita miskin dari hakikat Dia. Tidak terserlah kehambaan diri, tidak terlihat kebesaran si Dia.

Saya beredar dari wad dengan air mata yang gagal berhenti…. bahawa dalam kesakitan itulah terbentangnya kesejahteraan iman.

Siapakah sebenarnya yang sakit?

Mereka yang terlantar itu atau diriku yang berdiri di sini?

Ya Allah, sembuhkanlah tubuh mereka yang sakit, sembuhkanlah iman si kami yang sihat ini… Ameen!

ABU SAIF @ www.saifulislam.com